Laporan Praktikum Kromatografi Lapis Tipis


Laporan Praktikum Resmi

Keraktifan dan Mekanisme Reaksi Organik
Kromatografi Lapis Tipis
Jurusan Pendidikan Kimia 
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Universitas Negeri Yogyakarta 2018


Abstrak

   Kromatografi adalah teknik pemisaham campuran berdasarkan kecepatam perambatan komponen dalam medium tertentu.Kromatografi Lapis Tipis atau KLT merupakan bentuk kromatografi planar,selain kromatografi kertas,dan elektroforesis. Kromatografi planar ini bisa dikatakan senagai bentuk terbuka dari kromatografi kolom.Tujuan dari percobaan kromatografi lapis tipis ini adalah untuk menentukan pelarut mana yang cocok untuk suatu senyawa,mengukur Rf senyawa yang diberikan,dan kecakapam untuk pemisahan,pemurnian atau identifikasi dengan kromatografi.
   Metode yang digunakan pada percobaan ini adalah teknik kromatografi lapis tipis dengan cara menotolkan sampel kunyit pada plat. Perbedaan distribusi molekul-molekul komponen diantara dua fasa (fasa gerak dan fasa diam) yang kepolaranya berbeda. Fasa gerak akan bergerak melalui fasa diam. Keberhasilan pemisahan kromatografi bergantung pada daya interaksi komponen-komponen campuran dengan fasa diam dam fasa gerak.Eluen yang digunakan pada percobaan adalah diklormetana dan heksana dengan perbandingan yang pertama adalah 1:2 diperoleh Rf sebesar 0,492 dan yang kedua dengan perbandingan terbalik 2:1 diperoleh Rf1 sebesar 0,777 dam Rf2 sebesar 0,095. Dalam hal ini menunjukan bahwa eluen yang cocok adalah diklorometana.
Kata kunci : Diklorometana,Heksana,Rf,Kromatografi lapis tipis,Faasa dan Kunyit.


Laporan Sementara

Kromatografi Lapis Tipis

Nama.                                            : Sahril Fadila
NIM                                                : 17307141021
Kelompok                                       : seven (Tujuh)
Hari/Tanggal praktikum                  : Selasa, ix Oktober 2018
Asisten                                           : Dharma Yudha

Tujuam percobaan

  1. Membuat pelarut yang cocok untuk senyawa yang diberikan.
  2. Mengukur Rf senyawa yang diberikan.
  3. Memiliki kecakapan dalam pemisahan,pemurnian atau identifikasi dengan kromatografi.

Alat dan Bahan

Alat yang digunakan

  1. Chamber
  2. Plat KLT
  3. Propipet
  4. Pipet ukur 1 mL
  5. Pipet ukur v mL
  6. Lampu UV
  7. Tabung reaksi
  8. Mortar
  9. Erlenmeyer 25 mL
  10. Gelas beker 25 mL
  11. Pipa kapiler
  12. Lampu spiritus
  13. Kertas saring
  14. Corong gelas
Bahan yang digunakan

  1. Sampel atau bahan alam
  2. Metanol
  3. Diklorometana
  4. Heksana
  5. Kloroform

Cara kerja

  1. Menyiapkan pipet mikro dari pipa kapiler.Mengambil pipa kapiler,memegang kedua ujungnya kemudian membakar diatas api spiritus sambil ditarik. Setelah pipa kapiler putus menjadi dua,potong ujungnya untuk membuat lubang.
  2. Menyiapkan sampel dari bahan alam(daun berwarna hijau,kunyit,bunga dan sebagainya) dihaluskam dengan mortar kemudian larutkan dengan sedikit metanol. Merendam sebentar,kemudian memisahkan filtrat dengan kertas saring.
  3. Menyiapkan plat KLT. Menyiapkan beberapa plat KLT ukuran 1×7 cm. Menggaris dengan pensil dengan jarak 1 cm dari ujung bawah dan 0,5 cm dari ujung atas. Mengambil sampel dengan pipet yang telah dibuat dan totolkan pada bagian garis bawah ditengah-tengah. Mendiamkan 1-2 menit sampai pelarutnya menguap lalu sampel siap dielusi.
  4. Menyiapkan fasa gerak. Membuat larutan diklorometana : heksana atau heksana : kloroform dengan beberapa perbandingan book sebanyak v mL.
  5. Memasukan satu macam campuran pelarut kedalam chamber,menjenuhkan dengan cara memasukkan ujung kertas saring kedalam larutan kemudian tutup chambernya. Setelah 1-2 menit fasa gerak siap digunakan.
  6. Memasukan plat KLT kedalam chamber,ingat garis batas jangan sampai tercelup. Menunggu sampai fasa gerak mencapai garis batas atas,kemudian mengangkat plat pada saat fasa gerak tepat mencapai garis atas. Mendiamkan sampai pelarut kering. Mengamati apakah ada noda pada plat,jika tidak tampak lihat dibawah lampu UV.Menandai noda dengan pensil dan menentukan Rfnya.
Mengulangi prosedur diatas dengan pelarut yang lain.

0 Response to "Laporan Praktikum Kromatografi Lapis Tipis"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel