Bahaya Styroform Bagi Kesehatan Dan Lingkungan


BAHAYA STYROFORM

   Siapa yang belum tahu syroform ? itu lohhh, wadah yang sering digunakan untuk mewadahi makanan dan minuman, biasanya untuk makanan cepat saji dan minuman ringan seperti kopi atau teh yang dibeli di outlet-outlet. Tak heran jika kita sering melihat styroform, karena memang harganya terjangkau, simpel dan tidak berat. Tetapi apakan kalian tahu penggunaan styroform yang diangap lebih mending dibanding wadah lain ini justru lebih berbahaya bagi kesehatan, karena dalam styroform mengandung stirena (C8H8), benzena (C6H6), dan formalin (CH2O). Senyawa-senyawa tersebut merupakan kandungan zat yang sangat berbahaya karena merupakan zat karsinogenik atau pencetus kanker, dan beberapa dampak lainnya.

Berikut ini adalah beberapa sebab akibat dari penggunaan dari styroform berdasarkan kandungan yang ada didalamnya.

    1.       Stirena (C8H8)

    Dapat terlepas ke dalam makanan berlemak, mengandung alkohol atau bermnyak. Terutama saat makanan dalam keadaan panas. Akibatnya, dapat terkena beberapa penyakit mengenai sumsum tulang belakang, kelenjar tiroid, produksi sel darah merah, bahkan jika untuk ibu hamil dapat mempengaruhi janin yang sedang dikandungnya, tidak hanya janinnya saja tetapi juga berpotensi mengontaminasi ASI.

    2.       Benzena (C6H6)

    Dapat bereaksi dengan cepat saat terkena uap panas dari makanan, ketika memakan makanan yang sudah terkontaminasi benzena, nantinya akan mengganggu jaringan darah . benzena juga tidak dapat larut dalam air sehingga tidak dapat dikeluarkan melalui urin, feses sekalipun. Akibatnya akan menempel pada lemak di dalam tubuh. Hal inilah yang menyebabkan kanker.

    3.       Formalin (CH2O)

    Pada setiap styroform, pasti terkandung formalin, karena formalin merupakan bahan dasar dalam pembuatan styroform. Saat makanan atau minuman panas diletakan di styroform, otomatis zat formalin tersebut luluh dan akan bercampur dengan makanan atau minuman tersebut. Hal ini sudah jelas bahaya untuk tubuh kita.

    4.       Chloro Fluoro Carbon (CFC)

    Selain mengganggu lingkungan, ternyata styroform ikut berkontribusi pada timbulnya efek rumah kaca. Proses pembuatan palstik itu hingga sampa sekarang masih menggunakan chloro fluoro carbon (CFC) yang menjadi penyebab efek rumah kaca. Pembuatan styroform biasanya menggunakan chlorofluorocarbon untuk menggelembungkannya. Sampai sekarang teknologi pembuatan styroform masih menggunakan CFC.

    Dengan beberapa penjelasan diatas, kita dapat mengetahui kenapa styroform tidak baik untuk kesehatan kita, apalagi untuk makanan yang panas. Selain berdampak buruk bagi tubuh, styroform ini juga memberi dampak negatif bagi lingkungan, mengapa ? sebab styroform ini baru dapat terurai dalam waktu 500 tahun. Lama sekali bukan ? kalau seperti ini bumi akan memiliki banyak timbunan sampah yang sulit untuk terurai dan akhirnya menyebabkan polusi lingkungan.

0 Response to "Bahaya Styroform Bagi Kesehatan Dan Lingkungan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel